Kolam Renang Angker Seharga 2 Miliar di Sragen

Kolam Renang Angker Seharga 2 Miliar di Sragen

INDORAMAL.COM - Suasana berbeda dirasakan kali pertama menginjakkan kaki di sekitar bangunan mangkrak itu. Rumput liar tumbuh tak beraturan. Suasana sepi. Hanya sesekali terdengar suara kicau burung yang entah bertengger dimana.

Di lokasi itu terdapat dua kolam yang sedianya digunakan untuk berenang. Hal itu karena terdapat tempat berpijak saat melakukan start pada perlombaan renang dan tangga untuk naik dan turun ke kolam.

Kolam renang berbentuk balok berukuran sekitar 15 meter x 8 meter dan setengah lingkaran dengan diameter sekitar 8 meter. Kondisi kolam renang berbentuk setengah lingkaran tertutup alang-alang dan kalakanji.

Air kolam berwarna hijau gelap nyaris tak terlihat. Pemandangan berbeda terlihat pada kolam renang berbentuk balok tanpa tutup. Air kolam berwarna hijau pekat sewarna lumut. Air nyaris meluber.

Selain itu, sekeliling kolam renang dipasangi pagar terbuat dari bambu. Seolah-olah berfungsi mencegah binatang maupun anak-anak bermain di sekitar kolam renang. Di salah satu bagian di dekat kolam renang terdapat bangunan yang digunakan menyimpan genset untuk menyedot air.

Kesan Angker

Selain itu terdapat sebuah gedung serupa kantor. Gedung itu tidak memiliki pintu maupun jendela. Genting bangunan yang dibuat serupa bedeng-bedeng itu rusak di beberapa bagian. Kesan angker muncul saat memandang bangunan yang sekiranya digunakan sebagai kamar mandi, kamar ganti, kafetaria dan lain-lain.

Bangunan itu ada di kompleks TK/SDN SBI Gemolong. Kolam renang yang saat ini menjadi buah bibir karena menyerat dua pejabat tinggi di Kabupaten Sragen yakni anggota DPRD Kabupaten Sragen periode 2009-2014, Edi Harjono, dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen, Gatot Supadi.

Kolam dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp2 miliar tahun 2008. Namun pembangunan urung diselesaikan karena terdengar kabar dugaan penyalanggunaan dana senilai Rp469 juta.

Sekarang, bangunan malah mangkrak dan uang senilai Rp2 miliar terbuang percuma.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang warga yang enggan disebut nama menuturkan beberapa warga menggunakan kolam renang berbentuk balok tanpa tutup sebagai kolam pemancingan.

Warga sekitar sengaja memasukkan bibit ikan di kolam tersebut. Beberapa warga memancing di kolam tersebut setiap sore. Mereka mengaku kegiatan itu dilakukan sebagai salah satu hiburan.

Keywords : kolam renang angker indonesia, kolam horor di sragen

Share: