Apa Itu Freemason? Apa Yang Dilakukan Seorang Freemason?

Apa Itu Freemason? Apa Yang Dilakukan Seorang Freemason?

INDORAMAL.COM - Freemason lebih sering disebut Mason, seorang Freemason adalah anggota dari salah satu masyarakat persaudaraan sekuler tertua di dunia, yang didedikasikan untuk pendekatan moral dan etis terhadap kehidupan.

Freemason datang dari semua agama dan latar belakang. Seorang Freemason percaya pada 'Makhluk Tertinggi' dan memperhatikan nilai-nilai moral dan spiritual. Pendekatan moral dan etis terhadap kehidupan adalah inti dari Freemason: menunjukkan perhatian pada orang lain, kebaikan dalam masyarakat, kejujuran dalam bisnis, kesopanan dalam masyarakat dan keadilan dalam segala hal. Setiap Freemason didesak untuk menganggap kepentingan keluarganya sebagai yang terpenting dan mempraktikkan kepedulian terhadap orang-orang, merawat yang kurang beruntung dan membantu mereka yang membutuhkan.

Apa yang dilakukan seorang Freemason? Seorang Freemason diajari pelajaran moral dan pengetahuan diri dengan serangkaian drama ritual - sebuah perkembangan drama alegoris (kiasan) yang dilakukan dalam setiap Lodge (pengelompokan). Ritual ini mengikuti bentuk kuno, menggunakan adat dan alat tukang batu sebagai panduan alegoris.

Hal Yang Wajib Kamu Tahu Tentang Freemasonry

Pertama, politik dan agama adalah topik tabu untuk dibicarakan. Menurut salah seorang petinggi kelompok Freemasonry di New York, Piers Vaughn, kedua topik itu haram dibicarakan dalam pertemuan-pertemuan mereka.

Lebih lanjut, menurut profesor Sejarah dari University of California Los Angeles, Margaret Jacob, anggota Freemasonry memang membicarakan beberapa kejadian-kejadian politik tertentu, tapi mereka menilai pembicaraan tentang afiliasi terhadap ideologi atau partai politik itu dilarang.

Kedua, Freemasonry bukan agama. Meski ada ritual-ritual sendiri di dalamnya, tapi tak ada pendeta atau rabbi maupun sistem keuskupan yang dianut. Setiap anggota bebas berpikir sesuai dengan keyakinannya.

Ketiga, Gereja Katolik mengecam keberadaan Freemasonry. Menurut Margaret Jacob, Gereja Katolik di Eropa sempat curiga dan mengecam kelompok ini. Sumber kecurigaannya adalah karena para pria yang datang dari berbagai wilayah dan memiliki profesi berbeda-beda berkumpul di sebuah tempat, membagikan roti di antara mereka, serta melakukan ritual tertentu.

Gereja menduga mereka melakukan konspirasi politik atau agama. Pada tahun 1738, Gereja Katolik mengecam Freemasonry dan sejak itu menyatakan permusuhan secara terbuka melawan kelompok itu. Di tahun 1983, Kardinal Joseph Ratzinger atau yang kemudian dikenal sebagai Paus Benedict XVI mengkonfirmasi posisi Gereja tersebut.

Keempat, meski agama adalah topik tabu, tapi mereka tak mengizinkan ateis atau agnostik untuk bergabung. Menurut ahli sejarah Freemasonry, Brent Morris, kelompok ini terdiri dari orang-orang beragama. Bagi Freemasonry, peran Tuhan sangat sentral dalam kehidupan mereka sebagai manusia.

Mereka menginginkan orang-orang yang memiliki keyakinan terhadap suatu zat tertinggi (Tuhan). Sebab itulah yang bisa membuat mereka menjadi orang baik yang kemudian bisa menjadi pria hebat. Freemasonry ingin membuat dunia lebih baik.

Kelima, sebagian besar presiden-presiden awal Amerika Serikat bukan anggota Freemasonry. Ini adalah anggapan umum bahwa orang nomor satu di negara adidaya itu pasti anggota kelompok rahasia. Dari 56 orang yang menandatangani Deklarasi Kemerdekaan, hanya sembilan orang yang memang anggota Freemasonry.

Mereka itu antara lain George Washington, Benjamin Franklin, James Monroe, John Hancock dan Paul Revere adalah Freemason. Sementara sosok-sosok terkenal seperti Thomas Jefferson, James Madison, Thomas Paine.

Keenam, simbol The Eye of God atau Mata Tuhan yang Bisa Melihat Ke Semua Arah seringkali diasosiasikan dengan kelompok rahasia seperti Illuminati dan Freemasonry. Simbol tersebut ada di mata uang Amerika. Meski anggota Freemasonry mengakui itu adalah simbol Freemasonry, tapi Margaret berkata bahwa simbol tersebut telah digunakan oleh banyak kelompok berbeda sepanjang sejarah.

Simbol The Eye of God sendiri diterjemahkan sebagai Tuhan yang mengetahui semua yang dilakukan manusia. Menurut Margaret, keberadaan simbol itu dalam sebuah piramida yang belum selesai di mata uang Amerika mewakili keyakinan pendiri bangsa bahwa negara mereka masih terus berkembang.

Ketujuh, Ancient Arabic Order of Nobles of the Mystic Shrine atau The Shriners yang didirikan pada tahun 1870 dan bermarkas di Tampa, Floria, adalah Freemason. Mereka adalah organisasi non-profit yang mengoperasikan 22 rumah sakit anak-anak di mana para pasien tidak membayar sepeserpun.

Kedelapan, tentang asal-usul nama Mason. Anggota Freemasonry menyebut diri mereka dengan sebutan itu. Morris sendiri menjelaskan bahwa Mason bermula dari profesi awal kelompok itu yang merupakan tukang bangunan.

Saat itu, para tukang bangunan harus berpindah-pindah dari satu wilayah ke wilayah lain saat pembangunan atau perbaikan bangunan selesai dilakukan. Sebabnya adalah sektor konstruksi waktu itu masih sangat jarang sehingga mereka harus bergerilya agar tetap bisa bekerja. Mereka juga buta huruf sehingga satu-satunya cara untuk mengidentifikasi diri ketika sampai di wilayah baru adalah dengan menggunakan kata Mason.

Kesembilan, tak ada kode rahasia Freemasonry yang tertera di botol bir Rolling Rock. Rumor yang sempat beredar bahwa di tahun 1939 sebuah merek bir Amerika bernama Rolling Rock mencantumkan angka 33 yang berarti Tingkat ke 33 dari Scottish Rite Freemasonry, kelompok Freemason di Skotlandia.

Pihak Rolling Rock sendiri sempat mengklarifikasi dengan menyebut bahwa angka itu untuk merujuk pada tahun 1933 di mana aturan larangan produksi, distribusi, penjualan, serta impor produk-produk beralkohol dihapus di Amerika Serikat. Sementara penjelasan lain menyebut bahwa angka 33 itu tak lain adalah hasil ketidaksengajaan saat mencetak label bir Rolling Rock.

Untuk mengetahui apa artinya menjadi seorang Mason, mengapa tidak membaca hasil wawancara dengan Rick Wakeman oleh Lewis Masonic. Dia berbicara tentang keluarganya, keanggotaan masoniknya dan apa arti Freemasonry baginya:

Saya seseorang yang menikmati kebersamaan dan persekutuan dengan orang-orang yang berpikiran sama. Freemasonry memberikan perpaduan ideal formalitas dan informalitas yang diperoleh dari upacara kami, jamuan yang mengikuti setiap pertemuan Lodge dan kegiatan sosial dan sosial kami. Upaya saya di kamar Lodge selalu diakui pada kesempatan ini. Sebagai pengunjung ke Lodges lain, saya selalu disambut dengan sangat baik, sama seperti kami menyambut pengunjung kami sendiri.

Saya peduli dengan rekan-rekan lelaki saya, kesejahteraan mereka dan dampak dari kegiatan dan tindakan saya terhadap mereka dan dunia secara umum.

Saya berusaha untuk menjalani hidup saya sesuai dengan standar moral dan integritas yang tinggi.

Saya menikmati berpartisipasi dalam semua aspek kegiatan Lodge, baik membantu mengatur acara sosial, membuat situs web, mengambil bagian dalam salah satu upacara kami atau membantu saudara-saudara seiman saya untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan Masonik mereka sendiri. Kesenangan yang saya dapatkan dari berkontribusi pada kesuksesan dan reputasi Lodge kami sangat besar. Persekutuan yang kami bagikan adalah apa yang membuat Freemasonry menjadi hal yang bermanfaat secara rohani untuk dilakukan.

Akhirnya, saya mendapatkan kesenangan besar dari mempelajari dan mempelajari upacara-upacara kami, meneliti latar belakang ritual kami dan simpanan simbolismenya yang kaya.

Hanya satu dari perspektif anggota kami - tidak ada yang sama!

Untuk membaca beberapa perspektif lain tentang bagaimana dan mengapa orang menjadi Freemason, buka Bagaimana saya menjadi seorang Freemason

Keywords : freemason, apa itu freemason

Share: